Kepada anda yang pertama
Muak, harus kata apa lagi? kita seperti sedang berserah terima barang dagangan, atau lebih parah bergilir menggunakan? saya tak sanggup menatap mata anda saat harus memperkenalkan diri dan berpamitan. Anda pasti dapat melihat mata saya akan bicara jujur dan saya takut anda akan sangat terluka.
maka saya telah berjanji pada diri sendiri saya tidak akan memperlihatkan lagi muka saya di hadapan anda hingga saat jika memang anda pun telah lepas darinya.
……
kepada anda yang kedua
Itu hari terakhir, dan saya telah berjanji pada diri sendiri tidak akan memperlihatkan diri lagi di hadapan anda. Meskipun itu berarti saya harus menyingir jauh. menghilang dan menjadi penjahat di mata sebagian yang lain. Demi untuk tidak saling mengganggu lagi, kita tidak akan bertemu lagi. hubungan tetap terjalin tapi tidak akan menghentak jalan bersama lagi. hingga saat anda berdua telah sepakat untuk tidak bersepakat lagi.
jikapun akhirnya anda bersepakat dengan yang lain, saya tidak akan lagi masuk jauh terlalu dalam, karena saya tidak ingin menjadi sesuatu yang saya dengan diri sendiri tidak menyukai.
